Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

26 March 2025

Contoh Kalimat Permintaan Maaf Saat Lebaran kepada Guru atau Orang Tua

 

Lebaran adalah momen istimewa untuk mempererat silaturahim dan memohon maaf atas segala kesalahan. Permintaan maaf bisa disampaikan secara pribadi maupun dalam rombongan. Berikut adalah contoh kalimat yang dapat digunakan:

1. Permintaan Maaf Secara Pribadi

Saat mengunjungi orang tua, guru, atau orang yang lebih tua, penting untuk memilih waktu yang tepat untuk sungkem. Jangan mengganggu jika mereka sedang bercakap-cakap. Setelah waktunya dirasa tepat, dapat menggunakan salah satu kalimat berikut:

1.  "Bapak/Ibu/Paman/Om/Tante, saya menghaturkan Minal Aidin Wal Faizin, segala khilaf dan salah mohon dimaafkan lahir dan batin."


2.  "Minal A'idin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin."

3.  "Taqobbalallahu minna wa minkum, sugeng riyadi. Sedoyo kelepatan lahir lan batin nyuwun agungipun pengapunten."

Dengan menyampaikan kalimat-kalimat ini dengan penuh ketulusan, silaturahim akan semakin erat, dan suasana Lebaran akan semakin penuh makna.

2. Permintaan Maaf Secara Rombongan

Jika mengunjungi guru atau tokoh masyarakat dalam rombongan, sebaiknya ada satu perwakilan yang menyampaikan permohonan maaf. Hal ini agar guru dapat menjawab secara umum, lebih hemat waktu, dan tetap menjaga adab. Berikut contoh susunan permohonan maaf secara rombongan dalam bahasa jawa:



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepareng matur, kami mewakili siswa-siswi kelas [sebutkan kelas] dari Madrasah/Sekolah [sebutkan nama sekolah] menghaturkan kepada Bapak/Ibu:

1️ Ngaturaken sugeng riyadi, Minal Aidin wal Faizin.
2️
Nyuwun ngapunten sedoyo salah, khilaf, ingkang dipun sengaja utawi mboten.
3️
Nyuwun barokah do'anipun, mugi-mugi kawulo sak rombongan anggenipun belajar/bebinahu pinaringan gampang faham, lancar, hasil ilmu ingkang manfaat, lan pinaringan berkah dados putro-putri ingkang sholih sholihah.

Mekaten atur kawulo, mugi-mugi Allah paring berkah lan keselamatan dumateng kita sedaya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Dengan menyampaikan permohonan maaf dan doa bersama ini, semoga hubungan dengan guru dan orang-orang yang lebih tua semakin erat, serta membawa keberkahan dalam menuntut ilmu dan kehidupan sehari-hari.

Selamat Hari Raya Idul Fitri!

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

Tuntunan Siswa-Siswi dalam Bersilaturahim Lebaran

 

Lebaran menjadi momen yang penuh berkah dan kebahagiaan. Salah satu tradisi yang tak terpisahkan adalah silaturahim ke rumah guru, saudara, atau tokoh masyarakat. Namun, agar perjalanan silaturahim berjalan lancar dan tetap menjaga adab, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama dalam hal keselamatan dan etika bertamu.


Perjalanan Menuju Rumah Guru

Bagi siswa-siswi yang bepergian secara rombongan menggunakan bus atau mobil, penting untuk:
Duduk dengan rapi dan teratur, agar perjalanan lebih nyaman dan aman.
Menghindari bercanda berlebihan, baik dalam perkataan maupun tindakan, karena dapat mengganggu konsentrasi pengemudi dan berisiko menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, bagi yang menggunakan sepeda motor, perlu lebih berhati-hati karena:
⚠️ Volume kendaraan saat Lebaran sangat padat, sehingga risiko kecelakaan meningkat.
⚠️ Jalan raya dua arah sering menjadi titik rawan tabrakan.
⚠️ Kondisi jalan yang mungkin rusak dan budaya sebagian masyarakat yang gemar ngebut semakin meningkatkan risiko.

⚠️ Bagi para cewek/perempuan, hati-hati dengan pakaian yang panjang dan beresiko masuk ke rantai atau roda belakang sepeda motor

Oleh karena itu, keselamatan adalah nomor satu! Pastikan berkendara dengan hati-hati, patuhi rambu lalu lintas, dan gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm yang standar.


Adab Bertamu ke Rumah Guru

Setelah sampai di rumah guru, siswa-siswi perlu memahami tata cara dan adab bertamu agar tetap menjaga kehormatan diri serta almamater sekolah atau madrasah. Berikut adalah beberapa tuntunan dalam bersilaturahim:

1.  Turun dari kendaraan dengan rapi, jangan berdesakan atau terburu-buru, juga jangan banyak bicara keras.

2.  Salah satu perwakilan, seperti ketua kelas atau pimpinan regu, mengucapkan salam sebagai tanda sopan santun.

3.  Masuk dengan tertib setelah dipersilakan, berjabat tangan, dan duduk dengan tenang. Jika salam sudah diucapkan tiga kali namun tidak ada jawaban, maka bisa kembali di lain waktu.

4.  Makan dan minum hidangan dengan adab: Ambillah secukupnya, jangan berlebihan. Jika air minum dalam kemasan, habiskan atau tidak usah minum jika merasa tidak akan menghabiskannya.

5.  Sampaikan permohonan maaf dengan perwakilan yang bersuara jelas dan fasih, agar maksud baik dapat tersampaikan dengan baik.

6.  Dengarkan dengan seksama nasehat dan pesan dari guru, jangan malah ramai sendiri. Saat guru berbicara, hentikan aktivitas makan minum dan rapikan tempat duduk. Jangan lupa membuang sampah pada tempatnya agar tetap menjaga kebersihan.

7.  Saat hendak pamit, ketua rombongan harus meminta izin dan berjabat tangan dengan rapi, sebagai tanda penghormatan kepada tuan rumah.

Dengan memahami dan menerapkan adab bertamu yang baik, kita tidak hanya menjaga nama baik sekolah atau madrasah, tetapi juga membangun kebiasaan baik yang akan terus terbawa hingga dewasa. Semoga silaturahim Lebaran kita penuh berkah dan semakin mempererat hubungan dengan guru serta sesama.

Selamat bersilaturahim dan selamat Hari Raya!

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

23 March 2025

LPNU Kudus adakan Bazar Sembako Murah, Santunan, dan Buka Puasa Bersama Meriahkan Ramadan

 

Kudus, 23 Maret 2025 — Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Cabang bekerja sama dengan LPNU Anak Cabang sukses menggelar acara "Bazar Sembako Murah, Santunan, dan Buka Puasa Bersama" di dua lokasi, yakni Kecamatan Undaan dan Dawe, Desa Kuwukan.

 


Acara ini turut didukung oleh para dermawan dan pelaku usaha lokal, seperti Tahu Azzahra milik Haji Dodik serta Minyak Kita dari Haji Nor Ali. Sebanyak 600 paket sembako dibagikan di Undaan, dan 300 paket sembako di Dawe, Desa Kuwukan, disambut dengan antusiasme tinggi dari warga setempat.

 

Acara dibuka langsung oleh Ketua MWC NU Undaan, K. Syafi'i Nafi, didampingi perwakilan LPNU Cabang Kudus, Habib Ali Subkhi. Kegiatan dimulai dengan bazar sembako murah, dilanjutkan dengan pembagian takjil dan santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim, yang kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.

 


Dalam sambutannya, K. Syafi'i Nafi menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak serta semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat.

 

"Kegiatan ini bukan sekadar berbagi sembako, tapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua," ujar beliau.

 


Di sela-sela sambutan, Habib Ali Subkhi, pengurus LPNU Kudus yang juga Wakil Ketua MWC NU Undaan, menyampaikan rencana besar LPNU ke depan, yakni mendirikan NU Grosir.

 

"InsyaAllah, ke depan kami berencana mendirikan NU Grosir. Tujuannya untuk memperkuat perekonomian warga Nahdliyin dan memudahkan akses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau," ungkapnya.

 

Salah satu warga Undaan, Bu Siti, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya.

 

"Alhamdulillah, sembako murah ini sangat membantu kami. Apalagi ada santunan untuk anak-anak. Semoga acara seperti ini terus berlanjut," tuturnya.

 

Antusiasme warga terlihat sejak pagi, mereka berbondong-bondong hadir, baik untuk mendapatkan paket sembako murah maupun mengikuti rangkaian kegiatan hingga buka puasa bersama.

 

Ketua Panitia, H. Ahmad Ridwan, turut menambahkan bahwa acara ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.

 


"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meringankan beban warga, tapi juga menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat silaturahmi. Ramadan adalah momen terbaik untuk saling peduli, dan kami ingin semangat ini terus berlanjut di luar bulan suci," ujarnya.

 

Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi yang lain, serta semakin memperkuat solidaritas dan kepedulian antar sesama.

 

"Bersama kita kuat, berbagi kita hebat."

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

19 March 2025

Masjid Baitul Muttaqin Sambung Undaan Kudus Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an dengan Santunan Yatama dan Dhuafa

 

Pada Selasa, 18 Maret 2025 / 18 Ramadhan 1446 H, Masjid Baitul Muttaqin, yang terletak di Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, menggelar peringatan Nuzulul Qur'an dengan serangkaian kegiatan penuh berkah. Acara ini meliputi santunan bagi yatama dan dhuafa serta buka puasa bersama, yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di serambi Masjid Baitul Muttaqin dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarak


at, termasuk Pemerintah Desa Sambung beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan anggotanya, serta para ketua RT dan RW se-Desa Sambung. Selain itu, turut hadir pula Nadhir Masjid, Takmir Masjid beserta pengurusnya, serta anak-anak yatama yang menjadi penerima manfaat dalam acara ini. Dari unsur Nahdlatul Ulama (NU), berbagai badan otonom desa Sambung juga turut serta dalam kegiatan yang penuh makna ini.

Acara diawali dengan tahtiman Al-Qur'an 30 juz, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah singkat yang menggugah semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada yatama dan dhuafa yang telah dikumpulkan dari berbagai donatur. Total dana yang berhasil dihimpun dalam acara ini mencapai Rp 36.694.000,-. Dana tersebut disalurkan kepada mereka yang berhak menerima, sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang dari masyarakat Desa Sambung.

Setelah prosesi santunan selesai, para hadirin bersama-sama melaksanakan buka puasa bersama yang telah disediakan oleh panitia. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan nilai-nilai Islam yang penuh dengan kasih sayang dan kebersamaan.


Acara kemudian diakhiri dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh K. Ainur Rofiq. Dalam pesannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan baik seperti ini dapat terus dikembangkan untuk melengkapi berbagai kebaikan yang ada di bulan Ramadhan tahun ini.

Peringatan Nuzulul Qur'an ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati turunnya Al-Qur’an, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian sosial masyarakat terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.

 

Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com