Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News
Showing posts with label Beranda. Show all posts
Showing posts with label Beranda. Show all posts

01 April 2025

Perubahan dan Perbedaan cara berlebaran dulu dan sekarang

  

Lebaran tahun 2025 telah tiba, semua umat muslim merayakannya dengan suka cita. Berbagai kebutuhan dan kegiatan untuk merayakan lebaran telah diagendakan, tak peduli golongan social ekonomi kelas bawah sampai kelas atas semua merayakan dengan porsi kemampuan masing-masing.

Dalam tulisan ini, saya mencoba mengutarakan berdasarkan perjalanan waktu, mulai usia ndolornya  (mumayyiz) kami dalam merayakan lebaran bersama orag tua sampai kini sudah menjadi tua begitu banyak perubahan budaya dalam perayaan Lebaran dari era 1980-an hingga zaman sekarang , yang tentu mencerminkan perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang signifikan.


Apa saja perubahan yang ada ? menurut pengamatan kami, ( tentu beda orang beda hasil pengamatan he he )  ada beberapa aspek perbedaannya:

1. Persiapan Menjelang Lebaran

  • Era 80-an: Persiapan Lebaran lebih mengandalkan tradisi turun-temurun, seperti membuat kue sendiri (nastar, kastengel, rengginang, keciput, tumpi / kembang goyang, jumputan, krupuk puli), menjahit baju baru di tukang jahit, peci hitam yang sudah merah disemirkan, ada uga yang tidak mampu beli baju baru bisa beli baju bagoran ( baju bekas layak pakai) serta membersihkan rumah secara gotong royong, mengecat dinding rumah dengan kapur( enjet), mencuci semua perkakas meja kursi, dan jendela
  • Zaman Sekarang: Kue dan makanan Lebaran lebih sering dibeli dari toko offline atau online dengan aneka macam variasi dan jenis makanan yang modern dan kekinian.  Baju Lebaran cenderung dibeli dari merek terkenal atau marketplace, dan mungkin mayoritas anak-anak muda sekarang beli kebutuhanya lewat toko online.  Kebersihan rumah lebih sering mengandalkan jasa kebersihan. Juga perbaikan rumah dan pengecatan  tentu mengikuti trend kekinian

2. Mudik Lebaran

  • Era 80-an: Mudik dilakukan dengan kendaraan umum seperti bus dan kereta api dengan kondisi seadanya. Tidak ada sistem tiket online, sehingga calon pemudik harus antre berjam-jam untuk membeli tiket. Dan bisa jadi ada yang sampai ke kampung halaman itu sudah lebaran hari pertma atau kedua ( telat dech…)
  • Zaman Sekarang: Tiket bisa dibeli secara online jauh-jauh hari, transportasi lebih nyaman dengan adanya pesawat, kereta cepat, dan jalan tol yang lebih baik. Mobil pribadi juga semakin banyak digunakan untuk mudik. Dan bahkan sekarang ada yang difasilitasi dengan adanya mudik gratis oleh perusahaan atau pemerintah setempat.

3Budaya takbir keliling

a. Era 1980-an: Kesederhanaan dan Kebersamaan Tradisional

  • Takbir keliling dilakukan secara sederhana dengan berjalan kaki beramai-ramai, biasanya oleh anak-anak, remaja, hingga orang tua.
  • Menggunakan obor dari bambu dan kaleng sebagai penerangan, serta kentongan kayu untuk menambah semarak suasana.
  • Alat musik pengiring terbatas, biasanya hanya bedug masjid atau rebana.
  • Tidak ada sistem pengamanan khusus, hanya dikawal oleh tokoh masyarakat atau pemuda setempat.
  • Semua peserta dengan khidmat melantunkan takbir dengan dikomando oleh seseorang

   b. Era 1990-an: Kreativitas Mulai Muncul

  • Selain berjalan kaki, mulai ada peserta yang menggunakan sepeda dan gerobak untuk membawa bedug.
  • Takbir keliling semakin meriah dengan berbagai bentuk lampion atau replika masjid, ka’bah, dan simbol-simbol Islam yang dibuat dari bambu dan kertas warna-warni.
  • Penggunaan sound system sederhana mulai muncul, biasanya dengan pengeras suara dari masjid atau mobil bak terbuka.
  • Masih kental dengan suasana kebersamaan tanpa kompetisi antar kelompok atau wilayah.

c. Era 2000-an: Modernisasi dan Tantangan Regulasi

  • Takbir keliling semakin meriah dengan penggunaan kendaraan bermotor, seperti truk, pick-up, dan motor yang dihias dengan lampu dan dekorasi unik.
  • Sound system lebih canggih, bahkan ada yang membawa generator listrik untuk mendukung alat musik modern seperti keyboard dan drum elektrik., Juga ada kecenderungan menyewa sound horeg dari daerah lain
  • Muncul kompetisi takbir keliling yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau organisasi masyarakat, menambah daya tarik perayaan.
  • Di beberapa daerah, takbir keliling mulai dikurangi atau dibatasi karena alasan keamanan, seperti kemacetan, tawuran antar kelompok, atau penggunaan petasan yang berlebihan.

 

4. Silaturahmi dan Bermaaf-maafan

  • Era 80-an: Silaturahmi dilakukan secara langsung dengan mengunjungi sanak saudara, tetangga, dan kerabat jauh. Anak-anak berkeliling  jalan kaki atau bersepeda onthel dari rumah ke rumah untuk bersalaman dan mendapatkan angpau. Tak peduli jarak rumah, bahkan satu kampung dua kampung full mereka kunjungi satu persatu tanpa peduli rasa lelah dan malu demi memburu kata maaf. Kekerabatan dan keakraban keluarga sangat erat karena dalam silaturrahim tersebut oleh yang lebih tua memperkenalkan ( nggenahke, ndunungke) anggota keluarga masing-masing

  • Zaman Sekarang: Silaturahmi masih dilakukan secara langsung, tetapi teknologi memungkinkan komunikasi melalui video call dan pesan digital, terutama bagi yang tidak bisa mudik. Ucapan Lebaran juga lebih banyak dikirim melalui media social dengan kecanggihan berbagai fitur aplikasi yang ada di HP Android.

5. Pemberian Angpau atau THR

  • Era 80-an: Anak-anak mendapatkan uang Lebaran dari orang tua dan kerabat dalam bentuk uang kertas baru dalam nominal kecil.
  • Zaman Sekarang: Uang Lebaran bisa diberikan dalam nominal lebih besar (dikemas dalam amplop lebaran khusus ) bahkan ada yang menggunakan dompet digital atau transfer bank.

6. Menu Lebaran

  • Era 80-an: Hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan sambal goreng kentang dibuat dengan bahan tradisional dan dimasak bersama-sama dalam keluarga , di dapur dengan bahan bakar kayu
  • Zaman Sekarang: Masih ada yang memasak sendiri, tetapi banyak juga yang memilih membeli makanan siap saji atau pesan catering.

7. Hiburan dan Aktivitas Lebaran

  • Era 80-an: Hiburan setelah Lebaran lebih banyak diisi dengan permainan tradisional, nonton film di televisi bersama keluarga, atau menghadiri acara hiburan lokal.
  • Zaman Sekarang: Media sosial, YouTube, dan platform streaming menjadi hiburan utama. Banyak orang juga memanfaatkan momen Lebaran untuk jalan-jalan ke tempat wisata atau berfoto untuk diunggah ke media sosial.

Meskipun esensi Lebaran sebagai momen kebersamaan dan silaturahmi tetap ada, cara masyarakat merayakannya telah berubah seiring perkembangan zaman. Teknologi, ekonomi, dan gaya hidup modern telah mengubah tradisi menjadi lebih praktis dan efisien, tetapi semangat kebersamaan tetap menjadi inti perayaan.

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

26 March 2025

Contoh Kalimat Permintaan Maaf Saat Lebaran kepada Guru atau Orang Tua

 

Lebaran adalah momen istimewa untuk mempererat silaturahim dan memohon maaf atas segala kesalahan. Permintaan maaf bisa disampaikan secara pribadi maupun dalam rombongan. Berikut adalah contoh kalimat yang dapat digunakan:

1. Permintaan Maaf Secara Pribadi

Saat mengunjungi orang tua, guru, atau orang yang lebih tua, penting untuk memilih waktu yang tepat untuk sungkem. Jangan mengganggu jika mereka sedang bercakap-cakap. Setelah waktunya dirasa tepat, dapat menggunakan salah satu kalimat berikut:

1.  "Bapak/Ibu/Paman/Om/Tante, saya menghaturkan Minal Aidin Wal Faizin, segala khilaf dan salah mohon dimaafkan lahir dan batin."


2.  "Minal A'idin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin."

3.  "Taqobbalallahu minna wa minkum, sugeng riyadi. Sedoyo kelepatan lahir lan batin nyuwun agungipun pengapunten."

Dengan menyampaikan kalimat-kalimat ini dengan penuh ketulusan, silaturahim akan semakin erat, dan suasana Lebaran akan semakin penuh makna.

2. Permintaan Maaf Secara Rombongan

Jika mengunjungi guru atau tokoh masyarakat dalam rombongan, sebaiknya ada satu perwakilan yang menyampaikan permohonan maaf. Hal ini agar guru dapat menjawab secara umum, lebih hemat waktu, dan tetap menjaga adab. Berikut contoh susunan permohonan maaf secara rombongan dalam bahasa jawa:



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepareng matur, kami mewakili siswa-siswi kelas [sebutkan kelas] dari Madrasah/Sekolah [sebutkan nama sekolah] menghaturkan kepada Bapak/Ibu:

1️ Ngaturaken sugeng riyadi, Minal Aidin wal Faizin.
2️
Nyuwun ngapunten sedoyo salah, khilaf, ingkang dipun sengaja utawi mboten.
3️
Nyuwun barokah do'anipun, mugi-mugi kawulo sak rombongan anggenipun belajar/bebinahu pinaringan gampang faham, lancar, hasil ilmu ingkang manfaat, lan pinaringan berkah dados putro-putri ingkang sholih sholihah.

Mekaten atur kawulo, mugi-mugi Allah paring berkah lan keselamatan dumateng kita sedaya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Dengan menyampaikan permohonan maaf dan doa bersama ini, semoga hubungan dengan guru dan orang-orang yang lebih tua semakin erat, serta membawa keberkahan dalam menuntut ilmu dan kehidupan sehari-hari.

Selamat Hari Raya Idul Fitri!

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

Tuntunan Siswa-Siswi dalam Bersilaturahim Lebaran

 

Lebaran menjadi momen yang penuh berkah dan kebahagiaan. Salah satu tradisi yang tak terpisahkan adalah silaturahim ke rumah guru, saudara, atau tokoh masyarakat. Namun, agar perjalanan silaturahim berjalan lancar dan tetap menjaga adab, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama dalam hal keselamatan dan etika bertamu.


Perjalanan Menuju Rumah Guru

Bagi siswa-siswi yang bepergian secara rombongan menggunakan bus atau mobil, penting untuk:
Duduk dengan rapi dan teratur, agar perjalanan lebih nyaman dan aman.
Menghindari bercanda berlebihan, baik dalam perkataan maupun tindakan, karena dapat mengganggu konsentrasi pengemudi dan berisiko menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, bagi yang menggunakan sepeda motor, perlu lebih berhati-hati karena:
⚠️ Volume kendaraan saat Lebaran sangat padat, sehingga risiko kecelakaan meningkat.
⚠️ Jalan raya dua arah sering menjadi titik rawan tabrakan.
⚠️ Kondisi jalan yang mungkin rusak dan budaya sebagian masyarakat yang gemar ngebut semakin meningkatkan risiko.

⚠️ Bagi para cewek/perempuan, hati-hati dengan pakaian yang panjang dan beresiko masuk ke rantai atau roda belakang sepeda motor

Oleh karena itu, keselamatan adalah nomor satu! Pastikan berkendara dengan hati-hati, patuhi rambu lalu lintas, dan gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm yang standar.


Adab Bertamu ke Rumah Guru

Setelah sampai di rumah guru, siswa-siswi perlu memahami tata cara dan adab bertamu agar tetap menjaga kehormatan diri serta almamater sekolah atau madrasah. Berikut adalah beberapa tuntunan dalam bersilaturahim:

1.  Turun dari kendaraan dengan rapi, jangan berdesakan atau terburu-buru, juga jangan banyak bicara keras.

2.  Salah satu perwakilan, seperti ketua kelas atau pimpinan regu, mengucapkan salam sebagai tanda sopan santun.

3.  Masuk dengan tertib setelah dipersilakan, berjabat tangan, dan duduk dengan tenang. Jika salam sudah diucapkan tiga kali namun tidak ada jawaban, maka bisa kembali di lain waktu.

4.  Makan dan minum hidangan dengan adab: Ambillah secukupnya, jangan berlebihan. Jika air minum dalam kemasan, habiskan atau tidak usah minum jika merasa tidak akan menghabiskannya.

5.  Sampaikan permohonan maaf dengan perwakilan yang bersuara jelas dan fasih, agar maksud baik dapat tersampaikan dengan baik.

6.  Dengarkan dengan seksama nasehat dan pesan dari guru, jangan malah ramai sendiri. Saat guru berbicara, hentikan aktivitas makan minum dan rapikan tempat duduk. Jangan lupa membuang sampah pada tempatnya agar tetap menjaga kebersihan.

7.  Saat hendak pamit, ketua rombongan harus meminta izin dan berjabat tangan dengan rapi, sebagai tanda penghormatan kepada tuan rumah.

Dengan memahami dan menerapkan adab bertamu yang baik, kita tidak hanya menjaga nama baik sekolah atau madrasah, tetapi juga membangun kebiasaan baik yang akan terus terbawa hingga dewasa. Semoga silaturahim Lebaran kita penuh berkah dan semakin mempererat hubungan dengan guru serta sesama.

Selamat bersilaturahim dan selamat Hari Raya!

 

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

23 March 2025

LPNU Kudus adakan Bazar Sembako Murah, Santunan, dan Buka Puasa Bersama Meriahkan Ramadan

 

Kudus, 23 Maret 2025 — Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Cabang bekerja sama dengan LPNU Anak Cabang sukses menggelar acara "Bazar Sembako Murah, Santunan, dan Buka Puasa Bersama" di dua lokasi, yakni Kecamatan Undaan dan Dawe, Desa Kuwukan.

 


Acara ini turut didukung oleh para dermawan dan pelaku usaha lokal, seperti Tahu Azzahra milik Haji Dodik serta Minyak Kita dari Haji Nor Ali. Sebanyak 600 paket sembako dibagikan di Undaan, dan 300 paket sembako di Dawe, Desa Kuwukan, disambut dengan antusiasme tinggi dari warga setempat.

 

Acara dibuka langsung oleh Ketua MWC NU Undaan, K. Syafi'i Nafi, didampingi perwakilan LPNU Cabang Kudus, Habib Ali Subkhi. Kegiatan dimulai dengan bazar sembako murah, dilanjutkan dengan pembagian takjil dan santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim, yang kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.

 


Dalam sambutannya, K. Syafi'i Nafi menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak serta semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat.

 

"Kegiatan ini bukan sekadar berbagi sembako, tapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua," ujar beliau.

 


Di sela-sela sambutan, Habib Ali Subkhi, pengurus LPNU Kudus yang juga Wakil Ketua MWC NU Undaan, menyampaikan rencana besar LPNU ke depan, yakni mendirikan NU Grosir.

 

"InsyaAllah, ke depan kami berencana mendirikan NU Grosir. Tujuannya untuk memperkuat perekonomian warga Nahdliyin dan memudahkan akses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau," ungkapnya.

 

Salah satu warga Undaan, Bu Siti, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya.

 

"Alhamdulillah, sembako murah ini sangat membantu kami. Apalagi ada santunan untuk anak-anak. Semoga acara seperti ini terus berlanjut," tuturnya.

 

Antusiasme warga terlihat sejak pagi, mereka berbondong-bondong hadir, baik untuk mendapatkan paket sembako murah maupun mengikuti rangkaian kegiatan hingga buka puasa bersama.

 

Ketua Panitia, H. Ahmad Ridwan, turut menambahkan bahwa acara ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.

 


"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meringankan beban warga, tapi juga menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat silaturahmi. Ramadan adalah momen terbaik untuk saling peduli, dan kami ingin semangat ini terus berlanjut di luar bulan suci," ujarnya.

 

Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi yang lain, serta semakin memperkuat solidaritas dan kepedulian antar sesama.

 

"Bersama kita kuat, berbagi kita hebat."

www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

08 February 2025

Peringati Haul ke-32 simbah KH. Abdur Rohim, keluarga ajak teladani perjuangan beliau

 

Pada hari ini, Jumat, 7 Februari 2025, keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (TPQ,Madin,MI) Miftahul Falah Undaan Tengah menghadiri peringatan haul ke-32 pendiri madrasah, almarhum KH. Abdur Rohim. Acara ini diselenggarakan oleh keluarga besar simbah KH. Abdur Rohim yang diselenggarakan di kediaman K. Rozi Rohim ( putra almarhum), yang berlokasi di Gang 11 Undaan Tengah Kudus.

 


KH. Abdur Rohim adalah tokoh yang berperan penting dalam pendirian Madrasah Miftahul Falah pada tahun 1958. Beliau bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, seperti Bapak Drs. Malihan yang menjabat sebagai kepala madrasah pertama, mendirikan lembaga pendidikan Islam berhaluan Ahlussunnah Waljamaah di Desa Undaan Tengah. Awalnya, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di Masjid Al-Mujahidin, Gang 11, sebelum akhirnya dipindahkan ke lokasi yang lebih luas di Gang 7 atau 8, atas kesepakatan dan gotong royong masyarakat setempat.

 


Haul ini merupakan momen penting bagi keluarga besar ( anak, cucu, cicit ), juga keluarga besar madrasah baik  MI, Madin maupun TPQ Miftahul Falah dan masyarakat Undaan Tengah untuk mengenang jasa-jasa KH. Abdur Rohim dalam mendirikan dan mengembangkan madrasah. Melalui peringatan ini, diharapkan semangat dan dedikasi beliau dalam memajukan pendidikan Islam dapat terus menginspirasi generasi penerus

 

Acara haul ke-32 ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti Khotmil Qur’an, pembacaan tahlil, doa bersama, dan sambutan keluarga. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para keluarga, alumni, guru, para santri beliau dan masyarakat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.


Dalam sambutan atas nama keluarga yang diwakili H. Anshori, beliau sampaikan secara simple tentang maksud kegiatan haul tersebut, diantaranya adalah meneladani jejak perjuangan KH. Abdur Rohim semasa hidupnya , terutama anak cucu beliau dan semua masyarakat. 

Diantara jasa dan perjuangan KH. Abdur Rohim adalah :

1. Berjuang untuk kemerdekaan, hal ini dibuktikan dengan diterimanya bintang jasa dan tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia 

2. Berjuang untuk agama sebagai ulama 

Beliau termasuk kyai dan ulama kharismatik yang mengajarkan agama islam, yang santri-santrinya terbukti menyebar di berbagai daerah

3. Berjuang untuk pendidikan kemadrasahan

Berdirnya  MWB  ( Madrasah Wajib Belajar )  di rumah beliau saat itu merupakan embrio awal berdirinya lembaga-lembaga pendidikan yang saat ini ada di Undaan Tengah.

Usai acara ceremonial di rumah K. Rozi Rohim, kemudian dilanjutkan ziarah ke makam KH. Abdur Rohim di maqbaroh muslim desa Undaan Tengah, oleh semua keluarga

 

Semoga dengan peringatan haul ini, tercatat sebagai amal kebaikan birrul walidain bagi anak cucu dan keluarga, serta  amal ibadah almarhum KH. Abdur Rohim diterima di sisi Allah SWT, dan semoga madrasah Miftahul Falah secara umum, baik TPQ,Madin maupun MI dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi pendidikan Islam di Indonesia.

 


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

26 January 2025

Harlah NU ke 102: MWC NU Undaan Gelar Ceramah Dialogis Pra Konferensi


Kudus 25/1 25. MWC NU Undaan menggelar ceramah dialogis dalam rangka Harlah ke 102 NU dan sekaligus rangkaian acara menjelang konferensi yg dilaksanakan di gedung MWC NU Undaan dengan tema Penguatan Sinergi untuk Kemaslahatan Umat. Ceramah dialogis dihadiri pengurus MWC, banom dan semua pengurus ranting se Kec. Undaan.

 

MWC NU Undaan gelar Ceramah Dialogis

Acara yg didahului dengan Istigosah oleh Rois Syuriah MWC NU Undaan KH Ahmad Fatah, menghadirkan narasumber tunggal Sekretaris PC NU Kudus Dr. Nur Said.

 

Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Undaan Hikman Najib mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia dan berharap konferensi nantinya menghasilkan pengurus yang benar benar amanat menjalankan tugasnya.

 

Paparan penting yg disampaikan Nur Said sebagai bekal konferensi adalah pentingnya mengedepankan mabadi khoiro ummah (MKU) dalam melaksanakan roda organisasi. MKU atau yg dikenal juga dengan total quality management memiliki prinsip; kebijakan berbasis data, amanah dalam menjalankan program, membangun kepercayaan, transparansi, berkesinambungan dan teamwork yang kuat.

 

Dosen IAIN Kudus yg intens  dengan isue gender dan penguatan Gusjigang tersebut juga membekali para calon pengurus baru MWC NU Undaan untuk menyusun  program selain berprinsip pada mabadi khoiro ummah juga program yang akan disusun benar - benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak harus banyak tapi tidak implementatif. Program yang disusun misalnya penguatan Gusjigang (NF).



www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...

09 November 2024

Pesan Kesan PPL Muallimat NU Kudus di MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah Kudus

Selama sepekan lamanya (2 s/d 9  November 2024), seluruh siswi kelas XII melaksanakan program tahunan yang sudah di selenggarakan oleh Madrasah Aliyah Mu'allimat NU Kudus yaitu Pembelajaran Pengalaman Lapangan (PPL) dimana seluruh siswi kelas XII mengamalkan ilmu yang sudah di tempuh selama di MA Mu'allimat NU Kudus itu, terutama di MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah Undaan Kudus ini. Kesan dan pesan dari beberapa siswi selama pembelajaran produktif. Inilah beberapa pesan dan kesan selama ber-PPL di MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah Kudus


Rachel Arla Ailany :

Kami berterima kasih sebanyak banyaknya untuk guru-guru semua di Miftahul Falah atas bimbingan dan pengajaran yang sangat berkesan bagi kami.Juga berterima kasih karena telah menerima dan selalu ada untuk kami disaat sedang mengalami kesulitan.

Kami sangat senang sekali bisa mengajar dan menimba ilmu di Miftahul Falah ini, siswa siswinya sungguh baik dan bisa menerima keadaan kami

 

Rizka Tri Maulidya :

Berucap Terima kasih kepada seluruh staf dan guru yang telah membimbing saya selama proses praktik ini. Saya berharap sekolah ini terus maju dan sukses dalam mencetak generasi yang berkualitas. Semoga siswa-siswa tetap semangat belajar dan mengejar cita-cita mereka. Terima kasih telah memberikan saya kesempatan untuk belajar dan berkontribusi di sekolah ini.

Dan selama menjadi praktikan di sekolah ini, saya merasa mendapatkan banyak pengalaman berharga. Saya sangat terkesan dengan semangat para siswa dalam belajar dan keterbukaan mereka dalam menerima materi yang saya sampaikan. Selain itu, bimbingan dan dukungan dari para guru di sini sangat membantu saya untuk berkembang dan lebih memahami cara menyampaikan materi dengan baik. Lingkungan sekolah yang nyaman membuat saya senang berada di sekolah ini.

 


 

Nihayatus Shofia :

MI NU Miftahul Falah, terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk belajar menjadi seorang guru di sekolah ini. Di sini, saya belajar banyak hal, seperti bagaimana membangun hubungan yang baik dan penuh kasih sayang dengan anak-anak, dan bagaimana mengembangkan kemampuan mengajar dengan sabar. Pengalaman berharga yang saya dapatkan di sini akan selalu saya ingat.

Semoga MI NU Miftahul Falah terus berkembang dan melahirkan generasi yang berkualitas dan berdedikasi tinggi, serta menjadi tempat belajar yang inspiratif bagi generasi penerus bangsa, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Pesan untuk  adik-adik,  manfaatkan waktu di MI NU Miftahul Falah untuk belajar banyak hal, berteman baik, dan jangan lupa untuk selalu semangat meraih mimpi.  Ingat, kalian punya potensi untuk jadi orang hebat dan bermanfaat buat orang lain.  Semangat belajarnya jangan pernah lelah, dan jangan lupa sama Bu Guru ya!  Kalian keren!

 

Kesan          : Untuk MI NU MIFTAHUL FALAH, tempatku praktik belajar menjadi seorang guru. Mengajar di MI NU MIFTAHUL FALAH adalah pengalaman yang tak terlupakan.  Rasa gugup bercampur semangat saat pertama kali berdiri di depan kelas, kini berganti dengan kenangan manis tentang tawa dan semangat belajar anak-anak.

Banyak momen-momen berkesan, seperti melihat anak-anak  bersemangat belajar, kedekatan yang terjalin antara saya dengan mereka, akan selalu terukir di hati.

Seneng bisa bertemu dengan anak-anak yang lucu, baik, ceria, meskipun ada beberapa yang terkadang hampir membuat kesabaran habis karena sikap bandelnya.

 


Alifal Ulya Khusnayani :

Untuk siswa-siswi tercinta, teruslah semangat belajar dan raih cita-citamu. Terima kasih untuk MI NU Miftahul Falah yang telah memberikan kesempatan berharga ini bagi saya. Semoga madrasah ini terus sukses mencetak generasi yang hebat.

 

Kesan          : Saya sangat senang bisa mengajar di madrasah ini. Lingkungannya nyaman, para siswa antusias, seluruh guru dan para staf sangat mendukung kegiatan kami. Pengalaman baru ini memberikan banyak pelajaran dan kenangan berharga bagi saya.


www.kabarmadrasah.com

Terima kasih telah membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.
jangan lupa baca artikel :Download RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com