Madrasah hebat bermartabat- Lebih baik madrasah - Madrasah lebih baik

Breaking News

28 January 2026

Peran Nyata UPZIS NU Sambung: Dari Kaleng INUK untuk Kemaslahatan Seluruh Warga


UPZIS NU Ranting Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, telah membuktikan bahwa pengabdian kepada umat tidak harus dimulai dari sumber daya yang besar. Dengan jumlah kaleng INUK (Infaq NU Kudus) yang masih terbatas—hanya beberapa ratus kaleng dan dibagikan kepada pengurus NU sebanom sebagai donatur—UPZIS NU Sambung mampu menghadirkan program-program kemanusiaan yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Sambung.


Dalam pelaksanaan pentasarufan dana, UPZIS NU Sambung berpegang teguh pada prinsip keadilan, amanah, dan keumatan. Bantuan tidak dibatasi oleh status kepengurusan, tidak memandang keanggotaan struktural NU, dan tidak membedakan latar belakang penerima. Semua warga Desa Sambung yang membutuhkan berhak merasakan manfaat dana infaq.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali ‘Imran: 92)

Ayat ini menjadi landasan bahwa infaq, meskipun kecil, memiliki nilai besar di sisi Allah apabila dilakukan dengan keikhlasan.

Program Unggulan yang Menyentuh Hati Umat

Program unggulan UPZIS NU Sambung adalah bantuan sosial kematian. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian NU kepada keluarga yang sedang berduka, membantu meringankan beban di saat paling sulit. Kehadiran program ini dirasakan nyata oleh masyarakat dan menjadi simbol solidaritas sosial warga Desa Sambung.

Selain itu, UPZIS NU Sambung juga menjalankan program:

1. Santunan yatama setiap bulan Muharram,

2. Bingkisan Lebaran untuk para ustadz dan ustadzah TPQ serta Madrasah Diniyah, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mendidik generasi Qur’ani dan sholih-sholihah.

3. Serta berbagai bantuan sosial lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Rasulullah ï·º bersabda: “Orang yang mengurus anak yatim, aku dan dia di surga seperti ini,”

(Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya). (HR. Bukhari)

Hadits ini menjadi motivasi kuat bahwa kepedulian terhadap yatama adalah jalan menuju kedekatan dengan Rasulullah ï·º di akhirat kelak.

Dari Infaq Sederhana, Lahir Keberkahan Besar

Semua program tersebut berjalan dari kaleng INUK yang tampak sederhana, namun menyimpan kekuatan besar ketika dikelola secara amanah dan istiqamah. Infaq yang dikumpulkan sedikit demi sedikit telah menjadi sumber keberkahan bagi banyak keluarga.

Allah SWT berfirman: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayat ini menegaskan bahwa infaq tidak akan mengurangi harta, justru melipatgandakannya dalam bentuk keberkahan dan pahala.

Potensi Besar Jika Jumlah Donatur Bertambah

Mari kita bayangkan bersama, jika jumlah kaleng INUK ditambah dan donatur semakin banyak. Tentu peran UPZIS NU Sambung dalam pengabdian kepada umat akan semakin maksimal. Program yang telah berjalan dapat diperkuat, dan program baru dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Beberapa program yang mungkin bisa dikembangkan jika jumlah donatur dan  atau jumlah kaleng ditambah dan berimbas pada meningkatnya dana yang masuk adalah :

1. Program usaha produktif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga,

2. Bantuan permodalan kecil berbasis jamaah,

3. Program pemberdayaan umat yang berkelanjutan.

Rasulullah ï·º bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)

Hadits ini menjadi ruh bagi setiap langkah UPZIS NU Sambung dalam mengelola dana infaq demi kemaslahatan bersama.

Saatnya Warga Ambil Peran

Menjadi donatur kaleng INUK bukan sekadar tentang besar kecilnya nominal, melainkan tentang keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dalam membangun umat. Infaq yang dilakukan secara rutin dan dikelola dengan amanah akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Sebagaimana sabda Rasulullah ï·º: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang shalih.” (HR. Muslim)

Kaleng INUK adalah salah satu jalan untuk menghadirkan sedekah jariyah yang nyata dan berkelanjutan.

Mari bersama UPZIS NU Sambung, kita kuatkan kepedulian sosial dan pengabdian kepada umat.

++++++Dari kaleng kecil, lahir kepedulian besar.

++++++Dari infaq sederhana, tumbuh kemaslahatan bersama.

++++++Bersama INUK, mari kita perbanyak kebaikan dan keberkahan untuk Desa Sambung.

Baca selengkapnya ...

01 January 2026

Liburanku yang sangat berkesan

Liburan adalah waktu yang dinantikan setiap siswa. Di kelas 3 MI NU Miftahul Falah, teman-teman belajar bagaimana mengubah pengalaman liburan menjadi tulisan yang menarik melalui materi literasi menulis. Dengan mengikuti langkah-langkah yang mudah, kita bisa menyimpan momen indah liburan dalam bentuk cerita yang jelas dan menyenangkan.


 TUJUAN PEMBELAJARAN

 1. Siswa dapat menjelaskan pengalaman liburan secara tertulis dengan kalimat yang benar.

​2. Siswa mampu menyusun tulisan dengan struktur yang jelas: awal, tengah, dan akhir.

​3. Siswa dapat menggunakan kata-kata deskriptif untuk membuat tulisan lebih hidup.


 LANGKAH-LANGKAH MENULIS CERITA LIBURAN

 1. Mengingat Momen Liburan

Pertama, pikirkan bagian liburan yang paling kamu suka. Apakah itu pergi ke tempat wisata, bermain bersama keluarga, atau melakukan aktivitas khusus? Catat poin-poin penting seperti:

 - Kapan liburan itu terjadi?

​- Siapa yang kamu ajak bersama?

​- Dimana tempat yang kamu kunjungi atau aktivitas yang kamu lakukan?

 2. Menyusun Struktur Tulisan

 - Awal: Ceritakan secara singkat tentang liburan kamu (misalnya: "Liburan akhir semester kemarin aku sangat senang karena ayah membawa aku ke taman bermain di kota Kudus.").

​- Tengah: Jelaskan secara rinci apa yang kamu lakukan, apa yang kamu lihat, rasakan, dan alami (misalnya: "Di taman bermain, aku naik kereta kecil yang berkeliling taman. Udara segar menyentuh wajahku dan aku melihat banyak pohon hijau di sekelilingnya. Keluarga kami juga makan makanan ringan bersama di taman.").

​- Akhir: Ceritakan kesanmu tentang liburan tersebut (misalnya: "Liburan itu sangat menyenangkan. Aku berharap bisa pergi lagi ke taman bermain bersama keluarga ku nanti.").

 3. Menulis dan Mengecek Tulisan

 Setelah menyusun poin-poinnya, tulis cerita liburanmu secara lengkap. Jangan lupa mengecek ejaan dan tanda baca agar tulisanmu mudah dibaca.

 CONTOH :

 Liburanku ke Pantai

"Liburan kemarin aku pergi ke pantai bersama keluarga. Kami berangkat pagi hari dengan mobil. Saat tiba di pantai, aku melihat air laut yang biru dan pasir yang putih bersih. Aku bermain pasir membuat benteng dan berenang bersama adikku. Ayah mengambil banyak foto kenang-kenangan. Kami pulang sore hari dengan perut yang kenyang karena makan ikan bakar yang lezat. Liburan ke pantai itu adalah liburan terbaik yang pernah aku alami."

Dengan belajar menulis cerita liburan, teman-teman kelas 3 MI NU Miftahul Falah tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga mampu menyimpan kenangan indah dalam bentuk tulisan yang bisa dibaca kembali kapan saja. Selamat mencoba menulis cerita liburanmu sendiri!

Baca selengkapnya ...

31 December 2025

Menjemput Futuh Qur’ani: Silaturahmi RTQ Al-Irsyad ke Ndalem KH. Ulil Albab Arwani

Undaan Lor, Kudus — Rabu, 31 Desember 2025 menjadi hari yang penuh makna bagi keluarga besar Madrasah RTQ (Raudhoh Tarbiyatil Qur’an) Al-Irsyad Undaan Lor Kauman Kudus. Pada hari ini, RTQ Al-Irsyad berkesempatan melaksanakan silaturahmi ke ndalem Romo KH. Ulil Albab Arwani, pengasuh Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus.


Rombongan silaturahmi terdiri dari para ustadz dan ustadzah RTQ Al-Irsyad, seluruh santri RTQ peserta Ujian Yanbu’a tahun pelajaran ini, serta santri kelas 6 Madrasah Diniyah Irsyadul Aulad Assalafiyyah. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, sederhana, namun sarat dengan nilai keberkahan dan keteladanan.

Maksud dan tujuan silaturahmi disampaikan secara langsung oleh Kyai Ahmad Mahfudhon selaku sesepuh madrasah kepada Romo KH. Ulil Albab Arwani. Beliau menyampaikan pesan kepada para santri agar semangat dalam belajarnya, mengulang-ulang hafalannya, dan diikuti berdoa kepada Allah SWT. 

Beliau juga mendoakan dan mentalqin doa' untuk diikuti bersama setelahnya agar para santri RTQ Al-Irsyad senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan, serta keberkahan dalam menuntut ilmu Al-Qur’an, khususnya bagi santri yang tengah mengikuti Ujian Yanbu’a.


Dalam kesempatan tersebut, Romo KH. Ulil Albab Arwani memberikan beberapa nasehat yang sangat berharga. Beliau mendoakan agar para santri mendapatkan futuh dari Allah SWT, sehingga ilmu yang dipelajari tidak hanya mampu dibaca dan dihafalkan, tetapi juga membawa manfaat, keberkahan, serta mengantarkan pada akhlak yang mulia.

Selain itu, Romo KH. Ulil Albab juga menyampaikan pesan khusus kepada para ustadz dan ustadzah agar senantiasa bersabar, istiqomah, dan ikhlas dalam mendidik serta mengajar para santri. Menurut beliau, keikhlasan dan konsistensi guru merupakan kunci utama keberhasilan pendidikan Al-Qur’an.

Sebagai penutup nasehatnya, beliau juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang erat dengan Al-Qur’an setiap hari, dengan pesan agar tidak kurang dari membaca 4 halaman atau 2 lembar Al-Qur’an dalam keseharian. Pesan ini menjadi pengingat bersama bahwa keberkahan hidup seorang penuntut ilmu Al-Qur’an terletak pada kedekatannya dengan Kalamullah secara istiqomah.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan mampu menambah semangat para santri dalam belajar dan mengamalkan Al-Qur’an, serta menguatkan komitmen para pendidik dalam mengabdikan diri di jalan pendidikan Qur’ani. Semoga langkah kecil ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi seluruh keluarga besar RTQ Al-Irsyad Undaan Lor Kauman Kudus.

Baca selengkapnya ...

28 December 2025

Resume materi Alquran dan latihan soal ujian

 

Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Diniyah Ula bertujuan membentuk peserta didik yang mampu membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai ilmu tajwid, memahami makharijul huruf, serta menerapkan kaidah waqaf dengan tepat. Untuk mendukung kesiapan peserta didik menghadapi Ujian Madrasah Diniyah, diperlukan latihan soal yang sesuai dengan kisi-kisi resmi.


Artikel ini menyajikan resume materi dan 50 soal pilihan ganda  berdasarkan kisi-kisi Ujian Madrasah Diniyah Ula mata pelajaran Al-Qur’an, yang meliputi Surat Al-Mulk, Yasin, dan Al-Waqi’ah.

Ringkasan Materi

1. Surat Al-Mulk

  • Jumlah ayat: 30 ayat
  • Golongan: Makkiyah
  • Pokok kandungan:
    • Kekuasaan Allah atas hidup dan mati
    • Ancaman siksa bagi orang kafir
    • Anjuran merenungi ciptaan Allah
  • Keutamaan: pelindung dari siksa kubur

2. Surat Yasin

  • Jumlah ayat: 83 ayat
  • Golongan: Makkiyah
  • Dijuluki Jantung Al-Qur’an
  • Pokok kandungan:
    • Kerasulan Nabi Muhammad ï·º
    • Bukti kebangkitan
    • Kekuasaan Allah SWT

3. Surat Al-Waqi’ah

  • Jumlah ayat: 96 ayat
  • Golongan: Makkiyah
  • Pokok kandungan:
    • Kejadian hari kiamat
    • Golongan manusia di akhirat
    • Balasan surga dan neraka

Latihan Soal Pilihan Ganda (50 Soal)

Pilihlah jawaban yang paling benar!

  1. 1. Jumlah ayat Surat Al-Mulk adalah …
    A. 28
    B. 29
    C. 30
    D. 31
  2. 2. Surat Al-Mulk termasuk surat …
    A. Madaniyah
    B. Makkiyah
    C. Panjang
    D. Pendek
  3. 3. Surat Yasin disebut sebagai …
    A. Penutup Al-Qur’an
    B. Inti Al-Qur’an
    C. Cahaya Al-Qur’an
    D. Jantung Al-Qur’an
  4. 4. Jumlah ayat Surat Yasin adalah …
    A. 80
    B. 81
    C. 82
    D. 83
  5. 5. Surat Al-Waqi’ah menjelaskan tentang …
    A. Kisah nabi
    B. Hukum fiqih
    C. Hari kiamat
    D. Sejarah Islam
  6. 6. Jumlah ayat Surat Al-Waqi’ah adalah …
    A. 94
    B. 95
    C. 96
    D. 97
  7. 7. Ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan benar disebut …
    A. Nahwu
    B. Sharaf
    C. Tajwid
    D. Balaghah
  8. 8. Waqaf artinya …
    A. Memanjangkan bacaan
    B. Menghentikan bacaan
    C. Mengulang bacaan
    D. Menyambung bacaan
  9. 9. Surat Al-Mulk dianjurkan dibaca pada waktu …
    A. Pagi
    B. Siang
    C. Sore
    D. Malam
  10. 10. Surat Yasin termasuk golongan surat …
    A. Madaniyah
    B. Makkiyah
    C. Pendek
    D. Mu’awidzatain
  11. 11. Surat Al-Waqi’ah termasuk surat …
    A. Madaniyah
    B. Makkiyah
    C. Panjang
    D. Pendek
  12. 12. Surat Al-Mulk berjumlah … ayat
    A. 29
    B. 30
    C. 31
    D. 32
  13. 13. Surat Yasin membahas tentang …
    A. Perdagangan
    B. Akhlak
    C. Kebangkitan
    D. Puasa
  14. 14. Bacaan panjang dua harakat disebut …
    A. Mad thabi’i
    B. Mad wajib
    C. Mad jaiz
    D. Mad arid
  15. 15. Tanda waqaf di akhir ayat berarti …
    A. Harus disambung
    B. Harus berhenti
    C. Boleh berhenti
    D. Dilarang berhenti
  16. 16. Surat Al-Waqi’ah berisi tentang pembagian …
    A. Harta
    B. Manusia
    C. Waktu
    D. Amal
  17. 17. Surat Al-Mulk menerangkan kekuasaan Allah atas …
    A. Harta
    B. Ilmu
    C. Hidup dan mati
    D. Rezeki
  18. 18. Surat Yasin sering dibaca pada …
    A. Idul Fitri
    B. Tahlilan
    C. Isra Mi’raj
    D. Puasa
  19. 19. Membaca Al-Qur’an harus sesuai dengan …
    A. Lagu
    B. Suara
    C. Tajwid
    D. Irama
  20. 20. Makharijul huruf adalah …
    A. Panjang bacaan
    B. Tempat keluar huruf
    C. Tanda baca
    D. Irama bacaan

        21 Jumlah ayat dalam Surat Al-Mulk adalah …
        A. 28
        B. 29
        C. 30
        D. 31

        22. Surat Yasin terdiri dari … ayat.
        A. 80
        B. 81
        C. 82
        D. 83

        23. Surat Al-Waqi’ah berjumlah … ayat.
        A. 94
        B. 95
        C. 96
        D. 97

        24. Surat Al-Mulk termasuk golongan surat …
        A. Madaniyah
        B. Makkiyah
        C. Panjang
        D. Pendek

        25. Surat Yasin termasuk surat …
        A. Madaniyah
        B. Makkiyah
        C. Mu’awidzatain
        D. Mad

        26.  Surat Al-Waqi’ah menjelaskan tentang …
        A. Kisah para nabi
        B. Hukum fiqih
        C. Hari kiamat
        D. Sejarah Islam

        27. Ilmu yang mempelajari panjang pendek bacaan Al-Qur’an disebut …
        A. Nahwu
        B. Sharaf
        C. Tajwid
        D. Balaghah

        28.  Panjang bacaan dua harakat disebut …        
        A. Mad wajib muttashil
        B. Mad jaiz munfashil
        C. Mad thabi’i
        D. Mad arid lissukun

        29.  Waqaf di akhir ayat menandakan bacaan harus …
        A. Disambung
        B. Dipercepat
        C. Diperlambat
        D. Dihentikan

        30. Makharijul huruf artinya …
        A. Bentuk huruf
        B. Tempat keluar huruf
        C. Panjang bacaan
        D. Irama bacaan

        31. Surat Al-Mulk dianjurkan dibaca pada waktu …
        A. Pagi hari
        B. Siang hari
        C. Sore hari
        D. Malam hari

        32. Surat Yasin sering dibaca pada acara …
        A. Walimatul ‘ursy
        B. Tahlilan
        C. Idul Adha
        D. Maulid Nabi

        33. Surat Al-Waqi’ah menjelaskan pembagian manusia di akhirat menjadi …
        A. Dua golongan
        B. Tiga golongan
        C. Empat golongan
        D. Lima golongan

        34.Jumlah golongan manusia dalam Surat Al-Waqi’ah adalah …
        A. Dua
        B. Tiga
        C. Empat
        D. Lima

        35.  Surat Al-Mulk membahas tentang kekuasaan Allah atas …
        A. Rezeki
        B. Ilmu
        C. Hidup dan mati
        D. Alam laut

        36. Surat Yasin disebut sebagai …
        A. Cahaya Al-Qur’an
        B. Penutup Al-Qur’an
        C. Inti Al-Qur’an
        D. Jantung Al-Qur’an

        37.   Membaca Al-Qur’an sesuai tajwid hukumnya …
        A. Sunnah
        B. Makruh
        C. Wajib
        D. Mubah

        38.  Tanda waqaf Ù… berarti …
        A. Boleh berhenti
        B. Lebih utama berhenti
        C. Harus berhenti
        D. Tidak boleh berhenti

        39.   Surat Al-Waqi’ah termasuk surat …
        A. Madaniyah
        B. Makkiyah
        C. Panjang
        D. Pendek

        40.  Surat Yasin turun di kota …
        A. Madinah
        B. Thaif
        C. Mekah
        D. Syam

        41.  Jumlah ayat Surat Yasin adalah …
        A. 81
        B. 82
        C. 83
        D. 84

        42.  Surat Al-Waqi’ah termasuk juz …
        A. Juz 26
        B. Juz 27
        C. Juz 28
        D. Juz 29    

        43.   Surat Al-Mulk termasuk juz …
        A. Juz 28
        B. Juz 29
        C. Juz 30
        D. Juz 27    

        44.  Membaca Al-Qur’an dengan benar akan mendapatkan …
        A. Dosa
        B. Pahala
        C. Hukuman
        D. Celaan

        45.  Huruf hijaiyah yang keluar dari tenggorokan disebut …
        A. Huruf syafawi
        B. Huruf halqi
        C. Huruf qalqalah
        D. Huruf syamsiyah

        46.  Mad yang terjadi karena bertemu hamzah disebut …
        A. Mad thabi’i
        B. Mad arid
        C. Mad wajib
        D. Mad lin

        47.  Surat Al-Waqi’ah banyak dibaca agar dimudahkan dalam hal …
        A. Kesehatan
        B. Ilmu
        C. Rezeki
        D. Perjalanan

        48.   Surat Al-Mulk mengingatkan manusia tentang …
        A. Kematian dan kubur
        B. Perdagangan
        C. Pendidikan
        D. Persahabatan

        49.  Surat Yasin banyak membahas tentang …
        A. Puasa
        B. Zakat
        C. Kebangkitan
        D. Shalat

        50.  Tujuan mempelajari tajwid adalah agar …
        A. Bacaan cepat
        B. Bacaan indah
        C. Bacaan benar
        D. Bacaan keras

Pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya menuntut kemampuan membaca, tetapi juga ketepatan dalam tajwid, makharijul huruf, dan pemahaman waqaf. Melalui resume materi dan latihan soal ini, diharapkan peserta didik Madrasah Diniyah Ula semakin siap menghadapi Ujian Madrasah serta termotivasi untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

 

Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dalam pendidikan Al-Qur’an.

 

 

Baca selengkapnya ...

14 December 2025

PKKM ke-1 MI Raudlatut Tholibin Sambung Berlangsung Lancar dan Penuh Apresiasi

Sambung, Sabtu (13/12/2025) — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudlatut Tholibin Sambung Undaan Kudus sukses menyelenggarakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) ke-1 pada Sabtu, 13 Desember 2025, mulai pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka pembinaan, evaluasi, dan monitoring mutu kepemimpinan serta pengelolaan madrasah.


Dalam rangkaian kegiatan PKKM ini, didahul opening ceremony berupa pembukaan, tahlil, sambutan dan pengarahan, serta ditutup dengan doa dan foto bersama, untuk kemudian baru dilaksanakan penilaian berkas administrasi dan observasi 

Turut hadir dalam acara tersebut H. Noor Yadi, S.Pd I,M.Pd.I (Wasdik Madrasah) Suparno,S.Pd.I (Bendahara Pengurus), Khusnul Wafa S.Pd.I (Ketua Komite) dan semua guru dan tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Khusnul Wafa,S Pd,I selaku Ketua Komite Madrasah MI Raudlatut Tholibin Sambung menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkenan hadir dan mendukung terlaksananya PKKM ke-1 ini. Komite menegaskan bahwa pembinaan, evaluasi, dan monitoring merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan lembaga apapun , termasuk pendidikan, sehingga perlu dimaksimalkan demi peningkatan kualitas madrasah.

Komite juga berharap dan mendoakan agar proses penilaian berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan capaian yang memuaskan. Selain itu, disampaikan bahwa komunikasi antara madrasah dan komite selama ini terjalin dengan cukup intens dan harmonis. Komite turut mengapresiasi pencapaian hasil akreditasi madrasah serta berharap MI Raudlatut Tholibin semakin dipercaya masyarakat, dicintai oleh lingkungan sekitar, dan senantiasa memperoleh keberkahan

Ahmad Fadholi, S.Pd, dalam sambutan sebagai kepala memaparkan profil madrasah, termasuk visi dan misi lembaga. Visi MI Raudlatut Tholibin adalah “Terwujudnya peserta didik yang Qur’ani, kukuh dalam iman dan takwa, berwawasan global, santun, serta berkepribadian Islam moderat.” 

Visi tersebut dijabarkan melalui berbagai misi strategis sebagai upaya mewujudkan lulusan yang unggul secara spiritual, akademik, dan sosial.


Selain itu, beliau juga menyampaikan sejumlah capaian madrasah, di antaranya perkembangan sarana dan prasarana, terbangunnya kemitraan dengan berbagai pihak eksternal, serta pengembangan program kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan karakter dan kemandirian peserta didik.

Pengawas Pendidikan (Wasdik), H. Noor Yadi, S.Pd.I., M.Pd.I.  memberikan apresiasi atas capaian prestisius MI Raudlatut Tholibin sebagai madrasah yang relatif baru, namun telah menunjukkan progres pembangunan gedung yang sangat signifikan, capaian akreditasi yang unggul, serta grafik penerimaan peserta didik yang terus meningkat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa PKKM merupakan kegiatan yang diamanatkan oleh undang-undang sebagai instrumen untuk menjamin mutu kepemimpinan kepala madrasah. Oleh karena itu, PKKM diharapkan menjadi sarana refleksi dan penguatan kualitas pengelolaan madrasah secara berkelanjutan.

Kegiatan PKKM ke-1 MI Raudlatut Tholibin Sambung berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kolaborasi. Diharapkan melalui kegiatan ini, MI Raudlatut Tholibin semakin mantap melangkah sebagai madrasah yang unggul, dipercaya masyarakat, serta mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter Islami.

Baca selengkapnya ...

07 December 2025

MI NU Miftahul Falah galang dan salurkan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera

MI NU Miftahul Falah Galang dana Salurkan Donasi Peduli Bencana untuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara



Kudus, 7 Desember 2025 — Wujud kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah melalui kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Aksi solidaritas ini menjadi bagian dari pendidikan karakter kepada peserta didik agar memiliki kepekaan, empati, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.

Penggalangan donasi dilakukan setelah apel harian dan doa' bersama Asmaul Husna. Sebelum penggalangan dana dimulai, Ahmad Yunus, M Pd. selaku kepala madrasah memberikan beberapa informasi kejadian bencana di beberapa wilayah di Indonesia, diantaranya di Aceh, Sumatra, serta pentingnya solidaritas antar sesama. Melalui koordinasi madrasah, wali kelas, dan dukungan penuh dari orang tua murid diharapkan doa' kekuatan dan kesabaran atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air.

Antusiasme peserta didik sangat tinggi. Mereka tidak hanya menyisihkan sebagian uang saku, tetapi juga menunjukkan semangat berbagi yang tulus untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Dan Alhamdulillah dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 4.077.000,-( Empat juta tujuh puluh tujuh ribu rupiah)

Dana tersebut selanjutnya langsung dikirimkan melalui UPZ Kemenag Kabupaten Kudus dan secara berjenjang akan disalurkan oleh Tim Bantuan Sosial Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir.

Kepala MI NU Miftahul Falah, Ahmad Yunus, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi seluruh warga madrasah. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik mengenai pentingnya kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami bangga melihat semangat para guru dan anak-anak dan dukungan para orang tua. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah dan meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra. Madrasah selalu berupaya menanamkan pendidikan karakter melalui kegiatan nyata seperti ini,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk empati, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat karakter rahmatan lil ‘alamin dalam lingkungan madrasah, sesuai dengan visi MI NU Miftahul Falah dalam membentuk generasi berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab.

Madrasah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal jarak

Baca selengkapnya ...

04 December 2025

KKMI Undaan adakan Workshop administrasi Kokurikuler Madrasah

Undaan, 4 Desember 2025 — Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi bagi guru-guru MI. Kegiatan kali ini dikemas dalam Workshop Penyusunan Perangkat Administrasi Asesmen Kokurikuler dan Implementasinya di RDM (Raport Digital Madrasah) yang bertempat di MI NU Tamrinut Thullab Undaan Lor, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Workshop ini dihadiri oleh Ketua KKMI Undaan, H.Supono,S.Pd.I.M.Pd.I beserta pengurus Harian KKMI Undaan, para ketua serta dua anggota KKGMI Kelas 1–6, KKGMI PAI, dan KKGMI PJOK.

Workshop ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan utama, yaitu:

  1. 1. Meningkatkan keterampilan guru dalam administrasi asesmen kokurikuler
    Asesmen kokurikuler merupakan bagian integral dari Kurikulum Merdeka dan pembaruan Kurikulum PAI. Melalui kegiatan ini, guru dibimbing memahami penyusunan administrasi secara benar dan sistematis, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil asesmen.
  2. 2. Mengoptimalkan pemanfaatan RDM (Raport Digital Madrasah)
    Sebagai aplikasi resmi penilaian madrasah, RDM menuntut kemampuan guru dalam mengolah data asesmen secara digital. Workshop ini menjadi ruang untuk belajar bersama, berdiskusi, serta melakukan praktik langsung.
  3. 3. Menyamakan persepsi antar madrasah di bawah KKMI Undaan
    Kegiatan kolektif ini diharapkan mampu menciptakan penyusunan perangkat administrasi yang seragam, rapi, dan selaras dengan panduan resmi Kementerian Agama.

Workshop menghadirkan narasumber kompeten, Ibu Istifaizah, S.Pd.I., M.Pd. dari MI NU Nahdlatus Shibyan


.

Dalam sambutannya, H. Karjin, S.Ag., M.Pd.I., selaku Pengurus KKMI Undaan, menegaskan bahwa kegiatan ini  untuk mendorong kemajuan bersama di lingkungan madrasah. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan keseragaman administrasi demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • a. Bedah panduan Kokurikuler pada Madrasah
  • b. Konsep dasar asesmen kokurikuler
  • c. Teknik penyusunan perangkat administrasi
  • d. Penerapan perangkat administrasi dalam pengerjaan di RDM

Para peserta diwajibkan membawa laptop untuk praktik penyusunan administrasi secara langsung, sehingga materi dapat dipahami dan diterapkan dengan optimal.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi pembelajaran di seluruh MI se-Kecamatan Undaan. Dengan peningkatan keterampilan guru dalam asesmen serta pengelolaan data digital, madrasah dapat memperbaiki mutu layanan pendidikan serta meningkatkan capaian belajar peserta didik.

KKMI Undaan berkomitmen menjadi wadah kolaborasi dan peningkatan kualitas SDM guru agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam sistem administrasi berbasis digital.

Workshop ini bukan hanya ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pendidik MI di Kecamatan Undaan. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan semakin profesional, terampil, dan siap menghadapi tuntutan administrasi pendidikan modern.

 


Baca selengkapnya ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Kabarmadrasah.com